5 Cara Menjadi Guru Favorit

Menjadi seorang guru bukanlah tugas yang mudah. Seorang guru tidak hanya dituntut untuk dapat mengajar sains, tetapi juga harus menjadi panutan yang baik bagi siswanya, terutama jika ia bisa menjadi guru favorit yang disukai oleh siswa.
Siswa yang telah menjadikan satu guru sebagai favorit akan lebih mudah menerima pelajaran yang diajarkan. Lain halnya jika siswa tidak menyukai gurunya, maka pelajaran yang Anda ajarkan seolah-olah sulit diterima, bahkan malas dalam belajar. Jadi, menjadi guru favorit sangat penting, Anda tahu.

Sayangnya, tidak semua guru tahu bagaimana menjadi guru favorit. Untuk alasan ini, artikel berikut akan menjelaskan kiat-kiatnya sehingga Anda dapat dianggap sebagai guru favorit bagi siswa di semua tingkat pendidikan.

1. Berikan Kesan Positif dan Antusias
Sebelum memulai pelajaran, cobalah untuk menunjukkan kesan positif kepada siswa. Berikan senyuman dan sapa mereka sehingga mereka merasa nyaman memulai pembelajaran hari itu. Anda juga harus menunjukkan dalam hal antusiasme untuk mengajar.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Al-Haddad dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, motivasi belajar siswa di sekolah sangat tergantung pada guru. Dengan memprioritaskan dua sikap ini, tidak diragukan siswa akan menyambut mereka dengan sukacita dalam belajar.

2. Dekat dengan siswa
Untuk menjadi guru favorit, Anda dapat mencoba menjadi dekat dengan siswa. Jadilah guru yang bisa berteman dengan siswa mereka, yang dapat mengambil hati mereka tidak hanya di kelas, tetapi juga di luar kelas. Nantinya, siswa akan menganggap Anda sebagai teman, tanpa meninggalkan sikap sopan dan santun terhadap Anda.

Untuk alasan ini, Anda harus mudah bergaul jika Anda ingin bisa dekat dengan siswa Anda, mudah bergaul dan dekat dengan, sehingga nantinya Anda dapat dengan mudah membangun hubungan keluarga atau persahabatan dengan siswa mereka.

3. Humoris dalam Pengajaran
Siapa yang tidak suka orang yang lucu? Begitu juga para siswa terhadap guru. Bapak / Ibu harus memiliki kualitas humor yang dapat dimunculkan dalam proses belajar mengajar di kelas. Kegiatan belajar mengajar tidak akan terasa kaku jika Anda orang yang humoris. Meskipun lucu, itu tidak berarti itu tidak serius, tetapi mampu melebur suasana saat mengajar berlangsung. Cobalah untuk menutupi materi pelajaran dengan hal-hal yang lucu tetapi tetap terhubung dengan materi.

4. Tidak suka memarahi
Anda harus terbiasa dengan istilah "Guru Galak", kan? Sebagai seorang guru, tentu saja siswa tidak ingin diberi label seperti itu. Nah, untuk itu, Ayah / Ibu harus bisa mengurangi intensitas amarah di ruang kelas, mengubahnya dengan memberi nasihat dengan baik.

Pikirkan diri Anda sebagai orang tua kedua yang dapat berteman untuk siswa. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah dekat dengan mereka dan dapat mengetahui masalah apa yang sebenarnya dialami oleh mereka yang telah menghambat pendidikan mereka. Ketika Anda saling memahami, kemarahan berubah menjadi empati.

5. Memahami materi pelajaran
Salah satu faktor yang menghambat siswa untuk dapat memahami pelajaran yang diajarkan oleh Bapak / Ibu adalah bagaimana materi disampaikan. Seorang guru yang bisa menjadi favorit siswa adalah yang mampu menjelaskan materi dan berkomunikasi dengan jelas, ringkas, tidak secara verbal atau berbelit-belit. Guru seperti ini dianggap telah memahami materi pelajaran yang diajarkan. Siswa akan senang belajar dan mereka dapat dengan mudah memahami apa yang diajarkan.

Comments

Popular Posts