Alasan Karyawan Resign dari Pekerjaan Pasca Lebaran

Saat bekerja selama bulan Ramadhan kemarin, mungkin ada banyak kolega Anda yang sedang mempersiapkan lamaran dan mencari pekerjaan baru. Anda juga tergoda untuk mengundurkan diri karena tidak hanya satu atau dua orang yang bersemangat ingin berhenti dari pekerjaan mereka setelah Lebaran, bukan?. Sebenarnya mengapa pasca Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan? Inilah alasannya :

1. Dapat THR
Banyak orang yang telah merencanakan untuk meninggalkan kantor tempat mereka bekerja jauh sebelum Lebaran, terlepas dari alasannya, mungkin karena lingkungan kerja yang kurang menyenangkan, rekan kerja yang tidak kooperatif, dan mungkin bos yang kurang cocok untuk bekerja bersama. Tetapi mereka memilih untuk bersabar sampai bulan Ramadhan tiba karena pada bulan itu perusahaan umumnya memberikan tunjangan hari raya (THR).

Jumlahnya bervariasi, dapat berjumlah satu kali gaji Anda atau disesuaikan dengan rata-rata (gaji yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan yang bekerja dengan paruh waktu atau dalam jangka pendek) jika Anda belum bekerja untuk perusahaan selama satu tahun. Tidak sedikit perusahaan yang memberikan THR lebih dari jumlah gaji bulanan, biasanya karena target perusahaan melebihi apa yang diharapkan.

THR ini tidak sama dengan gaji ke-13, Sobat. THR diberikan pada bulan Ramadhan dengan jumlah yang setara dengan gaji Anda selama satu bulan, sedangkan gaji ke-13 lebih tinggi karena berisi gaji pokok dan semua tunjangan dari perusahaan sesuai dengan perjanjian Anda dari awal sehingga jumlahnya lebih tinggi dari THR.

2. Menghabiskan cuti
Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, momen ini juga biasanya bertepatan dengan liburan musim panas atau liburan pertengahan tahun. Anak-anak sekolah dan perguruan tinggi umumnya juga libur semester akhir di pertengahan tahun ini. Oleh karena itu, orang yang berniat untuk mengundurkan diri setelah Idul Fitri akan memaksimalkan momen liburan Idul Fitri ini untuk menghabiskan cuti mereka.

Lumayan jika Anda bekerja selama enam bulan sebelum Anda jarang menggunakan cuti. Terutama jika belum pernah digunakan sama sekali, itu berarti Anda memiliki jatah cuti 12 hari untuk digunakan sekali pakai. Tetapi pastikan Anda diizinkan oleh atasan Anda terlebih dahulu karena takut tidak ada yang akan menggantikan pekerjaan Anda di kantor jika Anda cuti terlalu lama.

3. Banyak lowongan pekerjaan tersedia
Pada saat Idul Fitri akan ada banyak orang yang mengundurkan diri dari pekerjaan, artinya banyak perusahaan juga kehilangan karyawan dan membutuhkan pengganti. Ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk menargetkan perusahaan yang Anda inginkan.

Meskipun tidak ada lowongan pekerjaan, tidak ada yang salah dengan melamar sehingga jika perusahaan membutuhkan penggantian dalam waktu singkat, aplikasi Anda yang telah dimasukkan segera diproses oleh HRD. Sebaiknya jangan mendaftar terlambat di bulan Ramadhan, kirim lamaran satu bulan ke dua bulan sebelumnya karena proses rekrutmen tidak singkat. Apalagi jika di bulan Ramadhan perusahaan dalam kondisi banyak target.

4. Waktu yang tepat untuk memulai sesuatu yang baru
Setelah berlibur menghabiskan cuti liburan Anda, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan menabung penuh berkat THR, Anda juga merasa terisi dan bersemangat kembali. Momen itu sempurna untuk memulai karier di tempat baru. Apalagi jika Anda akhirnya mendapatkan pekerjaan yang Anda impikan untuk waktu yang lama di perusahaan baru. Tentunya Anda akan lebih antusias menjalani hari-hari paska-mundur.

Itulah 4 alasan mengapa Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan. Jika Anda juga bermaksud untuk berhenti dari pekerjaan Anda saat ini, pastikan Anda telah memberi tahu HRD tentang rencana tersebut sehingga perusahaan memiliki waktu untuk menemukan penggantian pekerjaan dan penyerahan kepada karyawan baru pengganti Anda, terutama jika perusahaan tempat Anda bekerja menerapkan pemberitahuan one month notice.

Comments

Popular Posts